Make your own free website on Tripod.com
syamputra

Home

Selamat Datang | Pencak Diri | Tinta Jiwa | Renungan | Wajah Pujaan | Biodata | Favorite Links | Contact Me | Johan Juara | Syurgaku | Bunga Berbunga | Novella Gabass | Karya Agung | Diari Hati | Puisi Cinta | ReRalat | Articles | Project Paper | Publisiti | Lirik lagu | Idola Minda | Sajak | Pantun | Syair Pujangga | Madah Bermadah | Bicara Lara
Pencak Diri

Adakala aku pernah bertanya...apakah aku punya cinta yang setia?....

______________________________
Kepingin Bunga Cinta Berbunga
______________________________

setelah aku
menjamah santapan pagi
sepagi dipohon rimbun
aku kepingin lagi melihat
bunga itu mekar

setelah aku
menjamah hidangan
damai bayu ditanah redup itu
aku kepingin lagi memandang
pohon itu berbunga

bunga dari pohon itu
akan tiba
pada masa lewat dinihari
dikau melalui hentian itu
sedang engkau tidak pernah
mengetahui akan
derita pohon itu
memanggil manggil
zat muka bumi
lalu dicambahkan segala rezeki alam
dan ditukar
resam itu
kepada bunga asmara



syamputra
4/12/2001

________________________
Cinta itu bukan buta
________________________

bicara ini
adalah persoalan minda
yang benar akan erti cinta

katamu aku
seperti tidak pernah
buta akan mengenal cinta

kataku
seakan tidak mahu lagi
melihat cinta
itu ada didepan mata

jujur aku
berkata tentang cinta
adalah suatu yang tidak bertepi
aku sering mempersoalankan
kesetian pabila bercinta
aku benci kecurangan jejak
yang memanggil nama kasih
bila jemu enggan bertandang

kenapa perlu ada cinta
dalam dada
kenapa tidak dibunuh sahaja
cinta hakiki itu dari lubuk
penderitaan
aku
sebenranya
tidak bisa
menghidu segar udara
dari haruman cinta lagi


syamputra
6/12/2001

Antara aku, keluarga,karya, jiwa, seni dan insan tersayang adalah aku.....syamputra

Mawar Ku

Kau mawarku
Juwita kalbu
Gadis yang ku rindu
Kau remaja menawan hatiku
Merayu jiwaku

Kau teruna
Rangkai nyawa
Lampu hati beta
Mestikah pergi jauh kembara
Ku terbayang jua

Bila engkau hilang di mata
Tidur nyenyak ku tak bisa
Ku terkenang wajahmu dinda
Hancur kerna
Kau Juwita/teruna

Mawar putih
Suci murni
Pujaan jauhari
Senyumanmu yang menawan hati
Gadisku pertiwi

Favorites

--------------------------
Jujur pada lafaz cinta
--------------------------

hakiki cinta
tidak pernah ada batasnya
ilahi mengajar aku
mengasihi insan seperti mana
aku menanam
benih cinta
pada lantai asmara

hakiki rindu
adakalanya
singgah entah mencari apa
aku enggan bertanya pada rindu
mengapa engkau berkirim rindu
di kamarku
enggan jua rindu membalas

hakikir
anatar cinta dan hampa
tentu kau tahu
aku tak bisa lagi
mencari intan itu
biar dipersisir pantai
kerna aku tahu
pasir pantai jua
enggan menerima kehadiranmu
jejakku ini
penuh kotor dengan nista yang
tak bisa di bersihkan lagi
biarlah intan itu
turun dari langit
biarlah aku menanti
walaupun aku tahu
intan tidak pernah wujud biarpun
di awan yang biru


syamputra 7/12/2001

__________________________
monolog minda balasan jiwa
__________________________

naif katamu
buat aku terfikir
akan ikatan benang yang kusimpul
pernah engkau mentafsir
tapi gagal untuk mengerti
serpihan persoalan
demi persoalan
adalah bait bait yang tidak
bisa lagi ku ertikan
cukupkan dengan makna yang tidak
pernah tersirat
cuma aku tidak tahu
bagaimana untuk aku
menerangkan
soal hati yang hampa
atas kesasaran
memperdagangkan cinta yang
telah basi
sudikah?



8/12/2001